Now Reading
Layar Bersama Hangatkan Malam Melalui Film Lyora

Layar Bersama Hangatkan Malam Melalui Film Lyora

JEMBER_Komunitas Bergembira Bersama menggelar “Layar Bersama” dengan menyaksikan film Lyora sebuah penantian buah hati di Kota Cinema Mall, Jember, Kamis malam (14/8/2025). Kegiatan dimulai pukul 19.00 WIB dan dihadiri peserta dari kalangan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jember (FIB UNEJ) termasuk mahasiswa baru 2025, berbagai komunitas, organisasi, dan masyarakat umum. Di antaranya GP Ansor Jember, Fatayat NU Jember, Sekolah Perempuan Jember, Tanoker Ledokombo, Komunitas Perfilman Jember, Aksi Kamisan Jember, Jember Book Party, Kelompok Bermain Pandalungan Melawan, dan Komunitas Perupa Jember.lme

Film Lyora mengisahkan perjuangan Meutya Hafid (Marsha Timothy), seorang wanita karir yang berupaya mendapatkan keturunan di usia yang tak lagi muda bersama sang suami, Fajrie (Darius Sinathrya), melalui berbagai program kehamilan termasuk bayi tabung. Dalam perjalanannya, keduanya menghadapi kegagalan, kehilangan, dan ujian kesabaran, namun tak pernah menyerah pada harapan. Film produksi Paragon Pictures ini disutradarai Prita Arianegara, ditulis oleh Titien Wattimena dan Priska Amalia, serta diproduseri Robert Ronny, Pandu Birantoro, dan Virgie Baker, berhasil mengispirasi serta penuh sarat emosi tentang keteguhan dan kesetiaan dalam memperjuangkan mimpi menanti buah hati, yang kemudian hadir Lyona di tengah keluarga setelah melalui berbagai rintangan wujudkan penantian.

Koordinator acara Layar Bersama, Dewi Puji Lestari mengungkapkan bahwa persiapan dimulai sejak tiga hari sebelum hari-H. Mulai dari menyusun rundown, mengurus perizinan pemutaran film, hingga memastikan koordinasi dengan pihak bioskop. Sementara itu, persiapan teknis seperti pengecekan sound system, layar, pencahayaan, dan kursi penonton dilakukan di hari acara untuk memastikan kenyamanan penonton.

“Kami memilih Lyora karena film ini punya pesan universal tentang perjuangan, kesabaran, dan cinta yang relevan untuk semua kalangan. Kami ingin penonton bukan hanya terhibur, tapi juga pulang membawa renungan dan semangat baru,” jelasnya.

Perwakilan GP Ansor Jember, Abu Yazid Al-Bustomi, turut memeriahkan Layar Gembira dan menyampaikan dalam sambutannya bahwa segala sesuatu harus dijalani bersama dengan penuh ikhlas, sabar dan saling menguatkan.

Salah satu penonton yang hadir, Nasywa Zafira, menyampaikan kesannya usai mengikuti acara tersebut “kesan nonton bersama acara bergembira sangat luar biasa, film yang dipilih sangat menguras air mata, melihat perjuangan ibu untuk mempunyai anak membuat saya lebih menghargai sosok ibu, lebih menyayangi beliau, dan lebih berbakti. terimakasih bergembira bersama telah mengadakan acara yang seruu inii, tetap semangat dan ditunggu event selanjutnya,” ujar Nasywa Zafira.

Film Lyora menjadi wujud penghormatan atas kisah Meutya Hafid, yang dengan keberanian luar biasa membagikan semangat dan dukungan untuk seluruh perempuan pejuang garis dua melalui lika liku perjuangan, harapan, dan cinta tanpa batas. Apresiasi sebesar besarnya kepada Meutya Hafid seorang wanita tangguh, perempuan berkarir sekaligus seorang Ibu telah berhasil menginspirasi banyak orang untuk tetap tegar menghadapi rintangan hidup, sekaligus mengajarkan bahwa kekuatan sejati terletak pada keberanian untuk terus melangkah. Dan Lyora bukan sekadar tontonan semata, tetapi sebuah perjuangan, penantian dan buah kesabaran yang layak dihargai dan dirayakan.

 

See Also

Penulis : Nadiyah

Editor : Mario

Foto : Geraldo

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Scroll To Top